Natural Enzim

PUPUK MACRO CAIR ORGANIK & MICRO BAKTERI ORGANISME
PPI no. L274/organik/Deptan-PPI/2009
SNI

SUPER NATURAL ENZIM LIQUID (SNE) adalah sediaan pupuk makro cair yang terbuat dari 100% bahan organik yang bebas aditif bahan kimia dan ramah terhadap lingkungan. Sediaan SNE diproduksi secara lisensi United Technology Netherlands, secara umum dan lazim digunakan untuk kebutuhan agro industri di negara maju, berfungsi sebagai unsur elemen enzim, aktivator yang bekerja secara elektrolit serta biologis maupun kimiawi, mampu bekerja secara cepat, aktif, efektif serta aman.

SNE memperbaiki sistem flora normal pada lahan, memberikan ion-ion, enzim, elektrolit serta sebagai sumber nutrisi bagi tanaman, bermanfaat untuk memicu pertumbuhan dan mencegah stress akibat perubahan cuaca, lingkungan ataupun serangan wabah penyakit sekaligus meningkatkan hasil panen sampai dengan 25%.

SNE selain dapat diaplikasikan kedalam tanah, juga dapat diberikan melalui daun, batang atau ranting dan akan diserap oleh stomata, dapat memacu pembentukan klorofil, sehingga pertumbuhan vegetatif dan generatif berlangsung baik.

  • Amino Acids —————————- 12 %
  • C – Organik & micro organisme ——— 2,25 %
  • Nitrogen ——————————– 3,5 %
  • Phosphorus —————————– 3,5 %
  • Kalium ———————————- 3,5 %
  • Magnesium —————————— 1 %
  • Iron ————————————- 80 ppm
  • Manganese —————————— 8,5 ppm
  • Zink ————————————- 7,5 ppm
  • Coper ———————————— 4 ppm
  • Bahan lainnya —————————- qs

Padi

Bawang Merah

Labu Siam

Kentang

Karet

Jagung

Bawang Putih

Semangka

Lada

Kakao

Kedelai

Kubis

Melon

Teh

Jeruk
Ubi Kayu
Pepaya
Tomat
Apel
Mangga
Ubi Jalar
Wortel
Pisang
Nanas
Kelapa Hibrida
Kacang Tanah
Cabai
Anggur
Cengkeh
Kelapa Sawit
Kacang Hijau
Ketimun
Oyong
Kopi
Tebu
Kacang Panjang
Pare
Tembakau
Kapas
Rosela
  • Mudah diaplikasi (tidak perlu menambah perekat).
  • Mudah larut dalam air dan diserap oleh tanaman.
  • Memacu pertumbuhan vegetatif dan generatif.
  • Tanaman menjadi sehat dan tidak mudah roboh.
  • Meningkatkan daya tahan terhadap serangan hama dan penyakit serta mencegah stress akibat perubahan cuaca serta lingkungan.
  • Meningkatkan jumlah anakan produktif.
  • Meningkatkan jumlah bobot bulir, kualitas bulir dan buah.
  • Dapat mengefisiensikan penggunaan pupuk N, P, K serta unsur hara lainnya yang terdapat dalam tanah.
  • Mengoptimalkan penggunaan pupuk berimbang secara akurat dan tepat.

Semprotkan ke tanah sawah pada saat pengolahan tanah sawah. Larutkan 1 – 1,5cc dalam 1 liter air, aduk hingga merata. Semprotkan ke daun dan batang serta cabang tanaman pada pagi atau sore hari. Penyemprotan dapat diulang jika dalam waktu 6 jam terkena hujan.

Tanaman padi sawah

Penyemprotan dengan dosis total 2 – 4 liter per hektar dimulai pada saat 14 – 21 hari setelah tanam, diulangi setiap interval 14 hari (volume penyemprotan 400 – 500 liter per hektar). Penyemprotan ditunda apabila tanaman 60% bunting dan boleh dilanjutkan kembali setelah tanaman 60% keluar malai.

Tanaman lain

Penyemprotan dilakukan pada umum 20 hari setelah tanam pada keadaan 2 – 3 hari daun baru. Penyemprotan diulang setiap 14 hari selama tanaman masih dalam vase vegetatif, dan ditunda ketika tanaman dalam fase berbunga dan dapat dilanjutkan setelahnya. Hentikan aplikasi jika buah/polong sudah terbentuk sempurna.

Tanaman keras dan menahun

Dapat dilaksanakan dengan metode penyemprotan pada bagian bawah daun atau pengocoran langsung di sekitar tajuk tanaman secara periodik sesuai dengan kebutuhan. Hentikan pemupukan pada saat fase berbunga dan dapat dilanjutkan setelahnya.

Dipping/rendaman benih dan bibit Aplikasi pertama

Rendam benih selama 3 s/d 6 jam (padi, jagung, dsb) dengan dosis 2cc SNE dalam 5 liter air.

Aplikasi lanjutan Rendam bibit yang siap tanam pada fase vegetatif selama 5 menit dengan dosis 2cc SNE dalam 5 liter air.

250 cc, 500 cc, 1 Lt, 5 Lt, 20 Lt

  • Kocok dahulu sebelum dipergunakan.
  • Aplikasi tidak boleh dicampur dengan produk insektisida ataupun racun lainnya.

AGROCHEMICAL

TCP – 36

Wonder Zeolit

Wonder KCI

Natural Enzim

TCP – 46